Solid Berjangka | Harga Minyak Naik di Tengah Pemotongan Pasokan oleh OPEC

Harga Minyak Naik di Tengah Pemotongan Pasokan oleh OPEC – Solid Berjangka

SOLID BERJANGKA PALEMBANG – Harga minyak naik pada hari Jumat, didorong oleh pemotongan pasokan yang sedang berlangsung oleh klub produsen OPEC dan sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela, yang telah memberikan pasar minyak dorongan harga kuartal pertama terbesar sejak 2009.

Minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 59,54 per barel pada pukul 01:00 GMT, naik 24 sen, atau 0,4 persen, dari penyelesaian terakhir mereka.

Minyak mentah berjangka Brent belum diperdagangkan.

Harga minyak telah didukung untuk sebagian besar tahun 2019 oleh upaya oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu tidak terafiliasi seperti Rusia, yang dikenal sebagai OPEC +, yang telah berjanji untuk menahan sekitar 1,2 juta barel per hari (bpd) pasokan tahun ini untuk menopang pasar – SOLID BERJANGKA 

 

PT Solid Gold Berjangka | Kebijakan The Fed Bikin RI Kebanjiran Dana Asing

Kebijakan The Fed Bikin RI Kebanjiran Dana Asing – PT Solid Gold Berjangka

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG – Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve menahan bunga acuannya pekan lalu.

Fed Funds Rate (FFR) masih berada di level 2,25-2,5%. Bank sentral AS tersebut diperkirakan tidak menaikkan bunga acuannya tahun ini.

Tidak hanya The Fed, bank sentral Eropa dan Jepang juga diperkirakan tetap mempertahankan suku bunganya.

Kemudian pemerintah China juga berencana memberikan insentif moneter dengan pelonggaran suku bunga dan rasio Giro Wajib Minimum (GWM) serta insentif fiskal dengan menurunkan tarif pajak.

Langkah tersebut mendorong masuknya modal asing ke emerging market termasuk Indonesia. Dana asing mencari tempat di pasar surat utang dan bisa meningkatkan likuiditas di pasar uang.

“Likuiditas meningkat akan berdampak di kita lebih longgar likuiditasnya. Pasar uang lebih soft,” kata Deputi Komisioner Stabilitas Sistem Keuangan OJK Santoso Wibowo di kantor OJK Kompleks Bank Indonesia (BI), Jakarta Pusat

Masuknya dana asing ke Indonesia menjadi keuntungan tersendiri. Nilai tukar rupiah hingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terdongkrak karena ramainya aliran modal masuk.

Juga kalau dilihat tadi membawa dampak keuangan domestik lebih enak, lebih favorable,” ujar Santoso.

Selain itu, imbal hasil (yield) obligasi juga perlahan terus turun. Hal ini bisa membuat beban pemerintah berkurang untuk pembayaran bunga surat utang.

“Obligasi juga mudah-mudahan yield-nya turun. Sedikit lebih sedikit beban pemerintah nggak terlalu berat,” ujar Santoso.

Berdasarkan catatan OJK, pasar saham dan nilai tukar Rupiah pada bulan Februari melemah tipis masing-masing sebesar 1,37% dan 0,64% mtm, dengan investor nonresiden membukukan net sell di pasar saham sebesar Rp3,4 triliun. Namun demikian, secara ytd IHSG masih meningkat sebesar 4,02% dengan investor nonresiden membukukan net buy sebesar Rp 10,5 triliun.

Secara sektoral, kontributor terbesar penurunan IHSG di Februari berasal dari sektor aneka industri dan pertanian. Sementara, pasar SBN menguat dengan yield rata-rata di Februari turun 26,7 bps. Investor di pasar SBN tercatat membukukan net buy sebesar Rp 32,8 triliun – PT SOLID GOLD BERJANGKA

Baca Juga :

Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka Penipuan ??

Hubungi Kami – PT Solidgold Berjangka

Landasan Hukum – PT Solidgold Berjangka

Petunjuk Transaksi – PT Solidgold Berjangka

Profil Perusahaan – PT Solid Gold Berjangka

Berapa Gaji Karyawan PT Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka PT – PT Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka | Perusahaan Pialang Terbesar

PT Solid Gold Berjangka | Perusahaan Pialang Berjangka