Solid Gold Berjangka | Mata Uang Safe Haven Tertekan

Mata Uang Safe Haven Tertekan
– Solid Gold Berjangka

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG – Mata uang safe haven termasuk yen dan franc Swiss tengah berada di bawah tekanan seiring dengan meningkatnya harapan banyak negara akan menggelontorkan stimulus baru untuk menopang pertumbuhan ekonominya.

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Senin hingga pukul 18.40 WIB, yen, yang cenderung dibeli sebagai tempat berlindung yang aman selama masa ketidakpastian ekonomi, telah terkoreksi.

Yen terus bergerak melemah 0,23% menjadi 106,63 yen per dolar AS. Sementara itu,  swissfranc bergerak melemah 0,24% menjadi 0,9806 Swiss franc per dolar AS.

Manajer Umum Departemen Pnelitian di Gaitame.com Research Institute Takuya Kanda
mengatakan bahwa harapan adanya lebih banyak stimulus di beberapa negara didukung oleh reformasi suku bunga Bank Sentral China pada akhir pekan lalu yang menurunkan biaya pinjaman bagi perusahaan.

Tidak hanya itu, laporan stimulus kebijakan fiskal oleh Jerman juga menjadi  harapan.

Adapun, China dan Jerman adalah dua eksportir global utama yang memainkan peran penting dalam perdagangan dunia, sehingga setiap langkah untuk meningkatkankedua ekonomi ini adalah positif untuk prospek ekonomi global.

Kendati demikian, optimisme investor kemungkinan akan dibatasi menjelang keputusan AS terkait izin Huawei Technologies China untuk membeli pasokan dari perusahaan-perusahaan Amerika.

Sentimen positif terhadap aset berisiko dapat berlanjut jika pemerintah AS menawarkanbeberapa konsesi kepada Huawei, yang membuat penyelesaian perang  dagang menjadi lebih dimungkinkan.

Pada Mei 2019, pemerintah AS memasukkan perusahaan teknologi raksasa asal China,  Huawei, ke dalam daftar hitam, menuduh adanya pencurian kekayaan intelektual.  Tuduhan tersebut, yang diperselisihkan oleh Huawei, merupakan eskalasi serius  dalam perang dagang AS dan China.

Departemen Perdagangan AS diharapkan untuk memperpanjang penangguhan hukuman yang diberikan kepada Huawei Technologies yang memungkinkan perusahaan China untuk membeli pasokannya dari perusahaan AS sehingga dapat melayani pelanggan yang sudah ada.

Namun, Presiden AS Donald Trump pada Minggu (18/8/2019) mengatakan bahwa dia  tidak ingin AS melakukan bisnis dengan Huawei China dengan alasan keamanan  nasional dan menimbulkan keraguan atas keputusan tersebut.

Adapun, Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang  mata uang mayor bergerak menguat 0,09% menjadi 98,234.

Analis PT Rifan Financindo Berjangka Sakti mengatakan bahwa dolar AS masih  mendapatkan dorongan kuat dari komentar anggota Bank Sentral Eropa (ECB) Olli  Rehn mengatakan bahwa paket stimulus ECB pada bulan September mungkin melampaui  harapan.

Kekuatan greenback yang dicapai pada perdagangan pekan lalu sangat signifikan,  sehingga di pasar spot hingga saat ini masih sangat stabil. Namun, sentimen  positif tentang adanya stimulus sedikit terbebani oleh sikap wait and see para investor – SOLID GOLD BERJANGKA

Baca Juga :

PT Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta

PT Solid Gold Berjangka Cabang Lampung

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makasar

PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang

PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang

PT Solid Gold Berjangka Cabang Denpasar

PT Solid Gold Berjangka Petunjuk Transaksi

PT Solid Gold Berjangka Prosedur Penarikan

PT Solid Gold Berjangka Prosedur Pembukaan Rekening Online

PT Solid Gold Berjangka Prosedur Pembukaan Rekening Transaksi