Solid Gold Berjangka | Rupiah Perkasa, Sentuh Level Terkuat dalam Sebulan Terakhir

Rupiah Perkasa, Sentuh Level Terkuat dalam Sebulan Terakhir – Solid Gold Berjangka

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANGRupiah berhasil ditutup menguat ke level tertingginya dalam perdagangan satubulan terakhir, di tengah kenaikan aliran masuk modal asing ke instrumenobligasi dan ekuitas setelah Bank Indonesia mengisyaratkan pendekatan yang berhati-hati untuk pelonggaran lebih lanjut.

Berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan perdagangan Senin (9/12/2019) rupiahberada di level Rp14.010 per dolar AS, menguat 0,2% atau 28 poin. Pada 7 November 2019, rupiah sempat meninggalkan level Rp14.000 dan ditutup di level Rp13.998 per dolar AS.

Kepala Penelitian Asia ANZ Singapura Khoon Goh mengatakan bahwa rupiah berhasil menguat selama lima perdagangan berturut-turut didukung oleh fundamentalnya yang
cukup baik.

Mengutip Bloomberg, arus dana asing yang masuk ke Indonesia sebesar US$49,9 juta dalam obligasi pada 5 Desember dan US$55,2 juta dalam ekuitas pada 6 Desember 2019.

Saat ini, fokus pasar akan tertuju terhadap keputusan kebijakan Bank Indonesia pada Rapat Dewan Gubernur yang akan dilakukan pada 19 Desember.

Bank Indonesia memberikan sinyal bahwa suku bunga acuan pada RDG Desmber akan tetap dipertahankan setelah melakukan aksi pemangkasan yang cukup agresif sejak Juli.

Sementara itu, Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan bahwa hingga akhir tahun ini, rupiah diprediksi cenderung stabil meski terdapat beberapa sentimen yang mempengaruhi arah nilai tukar seperti proyeksi kebijakan The Fed, perkembangan perang dagang, dan tren kenaikan permintaan dolar AS pada akhir tahun.

Adapun, pada pertemuan terakhir The Fed pada tahun ini, Bank Sentral AS diprediksi menahan tingkat suku bunganya, terutama akibat indikator ekonomi AS yang masih menunjukkan sinyal yang belum terlalu jelas terkait arah ekonomi AS
yang cenderung ekspansif atau kontraktif.

Hal itu tercermin dari data indikator manufaktur serta jasa yang melemah, meskipun data pasar tenaga kerja cukup ketat.

“Selain itu,potensi pelemahan rupiah terjadi juga mengingat adanya ancaman tensi dagang yang sangat mungkin akan meningkat pada pertengahan hingga akhir bulan
ini mengingat batas waktu kenaikan tarif pada 15 Desember,” papar Josua kepada Bisnis.

Oleh karena itu, dia memprediksi hingga akhir tahun ini rupiah bergerak pada kisaran Rp14.000 per dolar AS hingga Rp14.125 per dolar AS  SOLID GOLD BERJANGKA

Baca Juga :

PT Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta

PT Solid Gold Berjangka Cabang Lampung

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makasar

PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang

PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang

PT Solid Gold Berjangka Cabang Denpasar

PT Solid Gold Berjangka Petunjuk Transaksi

PT Solid Gold Berjangka Prosedur Penarikan

PT Solid Gold Berjangka Prosedur Pembukaan Rekening Online

PT Solid Gold Berjangka Prosedur Pembukaan Rekening Transaksi